Minggu, 15 September 2013

RKJM SD No. 3 Banyuasri tahun 2013/2014


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah wajib memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang meliputi standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan pendidikan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.
Standar pengelolaan pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Standar pengelolaan pendidikan mencakup perencanaan program, pelaksanaan rencana kerja, pengawasan evaluasi, kepemimpinan sekolah dan sistem informasi manajemen.
SD No. 3 Bayuasri telah memiliki Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah, namun dalam penyusunan program kerja tersebut belum didukung dengan hasil analisis konteks yang mencakup analisis 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan, analisis satuan pendidikan dan analisis lingkungan satuan pendidikan. Hal ini disebabkan karena masih terbatasnya kemampuan analisis dan terbatasnya naskah panduan yang dapat dijadika acuan bagi sekolah untuk melakukan analisis secara benar dan optimal sesuai dengan potensi sekolah.
Untuk itu sekolah berupaya menyusun Rencana Kerja Sekolah secara matang dengan mempertimbangkan unsur kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang ada di sekolah.Penyusunan Rencana Kerja Sekolah menerapkan prinsip-prinsip: memperbaiki prestasi belajar siswa, membawa perubahan yang lebih baik,  mengakomodasi semua kebutuhan, keterpaduan, tersistem, transparansi dan keterkaitan serta kesepadanan.Rencana Kerja Sekolah yang telah tersusunakan member arah dan bimbingan para pelaku sekolah dalam rangka menuju perubahan atau tujuan sekolah yang lebih baik dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidak pastian masa depan.






1.2  Dasar Kebijakan
1.      Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 4 ayat 1 dan 6, pasal 35 ayat 1 dan 2, dan pasal 45 ayat 1;
2.      Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 1 ayat 9, pasal 49 ayat 1, pasal 50 ayat 1 dan 3, pasal 51 ayat 1, 2 dan 3, pasal 53 ayat 1, 2 dan 3, pasal 54 ayat 1, 2 dan 4, pasal 62 ayat 1,2,3 dan 4;
3.       Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi;
4.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan;
5.       Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 dan Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan;
6.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah;
7.       Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru;
8.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan;
9.       Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan;
10.   Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana;
11.  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;
12.  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 69 Tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan Operasi Nonpersonalia untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, SDLB, SMPLB dan SMALB











BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Analisis Kondisi Satuan Pendidikan
Analisis kondisi pendidikan saat ini, masa datang, dan identifikasi tantangan nyata  SD  No. 3 Banyuasri sebagai berikut.
No
Kondisi Pendidikan Saat ini
(Tahun 2013)
Kondisi Pendidikan Masa Depan
(Tahun 2017)
Kesenjangan
Kondisi
1
Standar Isi


 a.
Pengembangan satuan pendidikan belum mengacu SNP
Pengembangan satuan pendidikan mengacu SNP
30%
 b.
Kalender pendidikan telah tersusun dengan baik, namun belum mengacu SNP
Kalender pendidikan telah tersusun dengan baik, mengacu SNP
5%
 c.
Belum diadakan pemetaan KTSP untuk semua mata pelajar.
Pemetaan KTSP Untuk semua mata pelajaran
60%
 d.
Silabus belum dikembangkan untuk semua mata pelajaran
Silabus dikembangkan untuk semua mata pelajaran mengacu SNP
60%
 e.
Sistem penilian untuk semua mata pelajaran belum dikembangkan
Sistem penilian untuk semua semua mata pelajar dikembangkan
40%
 f.
RPP belum dikembangkan untuk semua mata pelajaran
RPP dikembangkan untuk semua mata pelajaran mengacu SNP
60%
 g.
Penyusuan beban belajar belum memenuhi SNP
Penyusunan beban belajar memenuhi SNP
10%
2
Standar Proses


 a.
Metode pengajaran khususnya pendekatan CTL
Metode pengajaran khususnya pendekatan CTL dapat dikembangkan
70%
 b.
Inovasi bahan pembelajaran kurang
Terjadi inovasi bahan pembelajaran untuk semua mata pelajaran
60%
 c.
Inovasi sumber pembelajaran kurang
Terjadi inovasi  sumber pembelajaran untuk semua mata pelajaran
60%
 d.
Inovasi Pengelolaan kelas kurang
Terjadi inovasi pengelolaan kelas untuk semua tingkat

40%
3
Standar Kelulusan


 a.
Rata-rata ujian bersetandar nasional dan ujian sekolah 7,63 dan 7,62
Rata-rata UASBN = 7,00
Rata-rata US = 7,00
30%
20%
 b.
Pengembangan KKM masih lemah dan ketuntasan belajar baru 68.00%
KKM mampu dikembangkan mengacu SNP dan ketuntasan belajar 75,00%
70%
 c.
Terbatas perolehan peringkat dalam lomba-lomba akademik
Perolehan peringkat lima besar dalam lomba-lomba akademik tingkat propinsi
80%
 d.
Terbatas perolehan peringkat umum dalam lomba-lomba non akademik
Perolehan peringkat tiga umum dalam lomba-lomba non akademik tingkat kabupaten
70%
4
Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan


 a.
Peningkatan kompetensi pendidikan aspek profesionalisme belum optimal
Peningkatan kompetensi pendidik aspek profesinalisme mengacu SNP
30%
 b.
Peningkatan kompetensi pendidikan aspek pedagogik belum optimal
Peningkatan kompetensi pendidik aspek pedagogic mengacu SNP
30%
 c.
Peningkatan kompetensi pendidikan aspek sosial belum optimal
Peningkatan kompetensi pendidik aspek sosial mengacu SNP
30%
 d.
Peningkatan kompetensi pendidikan aspek kepribadian belum optimal
Peningkatan kompetensi pendidik aspek keperibadian mengacu SNP
30%
 e.
Peningkatan kompetensi tenaga TU  dan lainya belum optimal
Peningkatan kompetensi   TU  dan lainya  mengacu pada SNP
25%
 f.
Peningkatan kompetensi kepala sekolah belum optimal
Peningkatan kompetensi kepala sekolah mengacu pada SNP
50%
 g.
Belum terwujudnya pelaksanaan monev kepsek terhadap kinerja pendidik dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan
Terwujudnya pelaksanaan monev kepsek terhadap kinerja pendidik dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan
50%
 h.
Kuantitas tenaga pendidik dan kependidikan kurang
Peningkatan kuantitas tenaga pendidik dan kependidikan mengacu SNP
82%
5
Standar Saranna dan Prasarana


 a.
Inovasi media pembelajaran belum mengacu SNP
Terlaksananya inovasi media pembelajaran mengacu SNP
50%
 b.
Inovasi peralatan pembelajaran belum mengacu SNP
Terlaksananya inovasi peralatan pembelajaran mengacu SNP
60%
 c.
Pengembangan prasarana (ruang perpustakaan, komputer, kelas, keterampilan) belum memadai
Terlaksananya pengembangan prasarana (ruang perpustakaan, komputer, kelas, keterampilan)
80%
 d.
Pengembangan lingkungan belajar belum kondusif
Terlaksananya pengembangan lingkungan belajar yang kondusif
25%
 e.
Peningkatan peralatan komputer, lab IPA, perpustakaan belum memadai
Terlaksananya peningkatan peralatan komputer, lab IPA, perpustakaan mengacu SNP

60%
 f.
Peningkatan peralatan/ bahan sarana prasaran pendidikan belum memadai
Terlaksananya peningkatan peralatan/ bahan sarana prasarana pendidikan mengacu SNP
50%
 g.
Pengembangan inovasi pusat-pusat sumber belajar memadai
Terlaksananya pengembangan inovasi pusat-pusat sumber belajar mengacu SNP
60%
6
Standar Pengelolaan


 a.
Pembuatan Renstra tiap tahun terlaksana
Terlaksananya pembuatan Renstra tiap tahun mengacu SNP
30%
 b.
Pembagian tugas tiap tahun terlaksana
Pengembangan pembagian tugas secara jelas
10%
 c.
Struktur organisasi sekolah ada
Pengembangan struktur organisasi sekolah sesuai kebutuhan
20%
 d.
Belum terlaksana pembelajaran secara efektif dan efisien mengacu SNP
Terlaksana pembelajaran secara efektif dan efisien mengacu SNP
60%
 e.
Belum terlaksananya pengembangan perangkat penilaian
Terlaksananya pengembangan perangkat penilaian
60%
 f.
Belum terlaksananya pengembangn administrasi sekolah
Terlaksananya pengembangn administrasi sekolah mengacu SNP
40%
 g.
Implementasi MBS belum optimal
Terwujudnya implementasi MBS
70%
 h.
Pelaksanaan Monev belum berkelanjutan
Terwujudnya Monev secara berkelanjutan
50%
 i.
Supervisi klinis belum berkelanjutan
Terlaksananya supervise klinis secara berkelanjutan
30%
 j.
Kurang terwujudnya penggalanga partisipasi masyarakat
Terwujudnya penggalanga partisipasi masyarakat
50%
 k.
Jaringan kerja yang efektif dan efisien baik vertikal maupun horizontal belum optimal
Mewujudkan jaringan kerja yang efektif dan efisien baik vertikal maupun horizontal
20%
 l.
Pelaporan secara akuntebel setiap kurun waktu yang ditetapkan terlaksana
Terwujudnya pelaporan secara akuntebel setiap kurun waktu yang ditetapkan
5%
7
Standar Pembiayaan


 a.
Terbatasnya kerjasama dengan penyandangan dana selain pemerintah
Adanya kerjasama dengan penyandangan dana
80%
 b.
Terbatasnya usaha sekolah dalam menciptakan usaha penggalian dana
Terwujudnya usaha sekolah dalam penggalian dana
80%
 c.
Partisipasi masyarakat dalam hal pendanaan program sekolah masih terbatas
Peningkatan partisipasi masyarakat dalam hal pendanaan program sekolah
50%
8
Standar Penilaian


 a.
Belum memiliki model-model penilaian pembelajaran
Memiliki model-model penilaian pembelajaran
80%
 b.
Implementasi penilaian dalam ulangan harian, akhir semester.
Implementasi  model penilaian dalam ulangan harian, tengah semester, akhir semester dan kenaikan kelas
40%
 c.
Belum mampu mengembangkan instrument model evaluasi
Terwujudnya pengembangan instrument model evaluasi
75%
 d.
Belum mampu mengembangkan pedoman evaluasi mengacu SNP
Terwujudnya pengembagan pedoman evaluasi mengacu SNP
80%
 e.
Belum mampu mengembangkan lomba-lomba dan uji coa instrument
Terwujudnya pengembangan lomba-lomba dan uji coa instrument
80%
 f.
Try out pengembangan butir soal masih terbatas
Pelaksanaan try out untuk pengembangan butir soal
50%

2.2  Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah
            Visi
“Membentuk anak didik yang berprestasi, beriman dan berwawasan budaya”.



Misi
1.      Mengefektifkan Proses Belajar Mengajar (PBM).
2.      Meningkatkan kwalitas pembelajaran dan bimbingan individual secara aktif, kreatif dan efektif.
3.      Membimbing siswa untuk berpikir kritis.
4.      Menginflementasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, di rumah dan dilingkungan masyarakat.
5.      Menumbuhkan sikap disiplin dan beretika dalam kehidupan sosial bermasyarakat.
6.      Melestarikan nilai-nilai budaya lokal dan nasional.
7.      Mendorong warga sekolah dalam meningkatkan kebersihan, kerindangan dan kesehatan.

Tujuan Sekolah
     Tujuan sekolah disusun sesuai dengan Visi dan Misi sekolah, yakni:
a.  Dapat mengamalkan ajaran agama sebagai hasil dari proses pembelajaran dan pengembangan diri
b.  Dapat memantapkan program pembinaan prestasi siswa
c.  Dapat melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan
d. Dapat mengembangkan budaya disiplin dan etos kerja yang tinggi
e.  Dapat membangkitkan semangat berprestasi seluruh warga sekolah
f.   Dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan
g.  Dapat menjalin kerjasama yang harmonis antara warga sekolah dengan masyarakat .


2.3  Rencana Strategi
No
Pengembangan Standar
Program-program Strategis
1
Isi
1.   Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan.
2.   Pengembangan kerangka dasar kurikulum berbasis kompetensi.
3.   Pengembangan struktur kurikulum.
4.   Pengembangan beban belajar.
5.   Pengembangan kalender pendidikan.
6.   Pengembangan Silabus dan RPP.
7.   Pemetaan KTSP untuk semua mata pelajaran.
2
Proses
1.   Pengembangan perencanaan proses pembelajaran.
2.   Pengembangan pelaksanaan proses pembelajaran.
3.   Pengembangan penilaian hasil pembelajaran.
4.   Pengembangan diversifikasi kurikulum muatan lokal.
5.   Mengadakan diversifikasi kurikulum.
6.   Mengoptimalkan program kesiswaan.
7.   Mengoptimalkan peranan dan tugas pendidik dan kependidikan.
3
Kompetensi
Lulusan
1.   Melaksanakan Program remidi.
2.   Melaksanakan program pengayaan.
3.   Melaksanakan program pembelajaran tambahan.
4.   Melaksanakan pembinaan dan peningkatan prestasi akademik dan non akademik (Lomba mata pelajaran, KIR, kesenian, dan olahraga).
4
Tenaga  Pendidik dan Kependidikan
1.   Mempermudah ijin tenaga pendidik dan kependidikan yang ingin mengembangkan diri
2.   Melaksanakan program-program kursus komputer atau sejenisnya untuk meningkatkan keahlian tenaga pendidik dan kependidikan.
5
Sarana dan Prasarana
1.   Meningkatkan sarana dan prasarana sekolah.
2.   Menjalin hubungan sekolah dengan masyarakat.
3.   Mengadakan perencanaan dengan semua stake holder dalam melengkapi peralatan: Lab, buku teks, buku perpustakaan, dan media pembelajaran.
4.   Mengadakan kordinasi dengan Komite, dan orang tua siswa dalam melengkapi peralatan: Lab, buku teks, buku perpustakaan, dan media pembelajaran.
5.   Mengadakan kordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten dalam melengkapi peralatan: Lab, buku teks, buku perpustakaan, dan media pembelajaran.
6.   Mengusulkan pada pemerintah untuk melengkapi peralatan: Lab, buku teks, buku perpustakaan, dan media pembelajaran.
7.   Mengusulkan kepada Komite, Pemerintah untuk melengkapi fasilitas bangunan yang diperlukan.
8.   Melaksanakan semua usulan yang telah disetujui untuk melengkapi sarana yang diperlukan sesuai SPM.
9.   Melaksanakan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan secara berkelanjutan.
6
Pengelolaan/ Managemen
Memasyarakatkan pada semua stake holder manajemen berbasis sekolah yang bercirikan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.
7
Pembiayaan
1.   Mengembangkan kerjasama dibidang penggalangan sumber dana.
2.   Mengurangi penggunaan biaya operasional tidak langsung (efisiensi pengelolaan keuangan).
8
Penilaian Pendidikan
1.   Menerapkan model-model evaluasi hasil belajar oleh pendidik.
2.   Melaksanakan pedoman-pedoman evaluasi hasil belajar oleh satuan pendidik.
3.   Melaksanakan standar penilaian hasil belajar yang dikehendaki oleh pemerintah.

2.4   Strategi Pencapaian
No
Pengembangan/ Sasaran
Strategi Pelaksanaan/ Pencapaian
1
Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan
1.      Mengadakan Workshop guru mata pelajaran.
2.      Mengadakan loka karya.
3.      Mengadakan seminar untuk menghasilkan KTSP
2
Pengembangan kerangka dasar kurikulum berbasis kompetensi
1.      Meningkatkan peranan KKG dalam membuat SK, KD, dan Silabus.
2.      Meningkatkan peranan KKG dalam membuat RPP untuk menghasilkan dokumen kurikulum sekolah.
3
Pengembangan Struktur Kurikulum
1.      Melengkapi struktur Kurikulum Muatan Lokal.
4
Pengembangan beban belajar
1.      Mengadakan studi banding ke sekolah lain untuk mengembangkan model pembelajaran.
2.      Mengadakan buku-buku penunjang yang relevan.
5
Pengembangan kalender pendidikan
1.      Menyusun kalender pendidikan.
2.      Mensosialisasikan kalender pendidikan.
3.      Melaksanakan kalender pendidikan.
6
Pengembangan perencanaan proses pembelajaran
1.      Mengadakan workshop guru mata pelajaran untuk mengembankan RPP.
2.      Meningkatkn peranan KKG untuk membahas pengembangan RPP.
7
Pengembangan pelaksanaan proses pembelajaran
1.      Melaksanakan remedial.
2.      Melaksanakan pengayaan.
3.      Melaksanakan pelajaran tambahan.
8
Pngembangan Penilaian hasil belajar
1.      Menyusun kisi-kisi soal.
2.      Menyusun soal.
3.      Menganalisis hasil belajar.
4.      Menerapkan model-model evaluasi hasil belajar ole pendidik : melalui ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester dan ulangan kenaikan kelas.
5.      Melaksanakan pedoman-pedoman evaluasi hasil belajar oleh satuan pendidikan, melalui ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.
6.      Melaksanakan standar penilaian hasil belajar yang dikehendaki oleh pemerintah dengan melakukan ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester dan ujian akhir.
9
Pengembangan diversifikasi kurikulum muatan lokal
Memilih muatan lokal sesuai dengan kondisi sekolah dan budaya setempat.
10
Peningkatan rata-rata UASBN/UAS
1.      Mengaktifkan KKG tingkat sekolah.
2.      Mengirimkan guru untuk mengikuti pelatihan.
3.      Inovasi pembelajaran dengan pendekatan CTL yang berorientasi life skill.
4.      Pengadaan alat bantu pembelajaran.
5.      Peningkatan layanan perpustakaan dan pengadaan buku-buku menuju komunitas belajar.
11
Tim akademis mampu menjadi finalis dalam setiap lomba yang diikuti di tingkat kabupaten
1.      Pembinaan dini melalui kelas berbakat akademis.
2.      Mengikuti setiap lomba, minimal di tingkat kabupaten.


3.      Menjaring Potensi siswa melalui kegiatan lomba akademis.
12
Tim kesenian Tari Bali mampu tampil pada acara setingkat propinsi
1.      Memiliki tim yang handal
2.      Peningkatan sarana dan prasarana
3.      Peningkatan latihan secara terprogram
13
Tim Olah Raga (Tenis,  Atletik) menjadi juara I tingkat Kabupaten
1.      Penyusuna program/manajemen.
2.      Pengembangan sarana dan prasarana.
3.      Pelaksanaan program.
4.      Pelaksanakan pertandingan.
14
Tim Kesenian Metembang Bali mampu bersaing dalam Lomba di tingkat Kabupaten
1.      Penyusunan program kegiatan.
2.      Mengadakan saran dan prasarana.
3.      Pelaksanaan program.
4.      Mengikuti lomba-lomba.
15
25% siswa mampu mengoperasikan computer program Microsoft Word dan Microsoft Excel
1.      Pengaktifan kelompok keterampilan komputer.
2.      Peningkatan sarana dan prasarana komputer.
3.      Peningkatan latihan dan praktek serta ujian yang terperinci.
16
95% siswa dpat meningkatkan kedisiplinn
1.      Penyusunan tat tertib siswa.
2.      Pelaksanaan tat tertib siswa
3.      Program bimbingan
17
100% tenaga pendidik berkualifikasi S1
Pengembangan tenaga kependidikan
18
30% meningkatkan keahlian khusus tenaga pendidik
Peningkatan tenaga pendidik melalui pelatihan.

19
50% meningkatkan keahlian khusus tenaga kependidikan
Peningkatan tenaga kependidikan melalui pelatihan.
20
Pengembanga sarana prasarana yang diperlukan untuk proses pembelajaran di sekolah
1.      Mengadakan kordinasi dengan Ketua Komite untuk melengkapi peralatan Lab, buku teks, buku perpustakaan dan media pembelajaran.
2.      Menyusun program perencanaan dan usulan
3.      Mengadakan kordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten untuk melengkapi peralatan Lab, buku teks, buku perpustakaan dan media pembelajaran.
4.      Menindak lanjuti usulan bersama komite ke pemerintah untuk melengkapi peralatan Lab, buku teks, buku perpustakaan dan media pembelajaran.
5.      Menindak lanjuti usulan pemerintah mengenai fasilitas bangunan yang disetujui.
6.      Menjalin kerjasama pada semua stake holder tentang sarana dan prasarana yang diadakan.
7.      Pengadaan sarana dan  prasarana yang sesuai SPM
8.      Memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah ada sesuai SPM dengan MBS yang bercirikan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan dan akuntabilitas.
9.      Mengembangkan kerjasama dibidang penggalangan sumber dana dengan pemerintah, komite sekolah dan stake holder.
10.  Melakukan kerjasama dengan semua stake holder baik di sekolah dan luar sekolah dalam melengkapi bahan dan peralatan pendidikan.
11.  Mengurangi penggunaan operasional tak langsung seperti: Listrik, Air dan Jasa Telekomunikasi.
12.  Melaksanakan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan secara berkelanjutan.













                   
BAB III
MONITORING DAN EVALUASI

3.1      Monitoring dan Evaluasi
No
Saran Monev
Aspek Monev
1
Standar Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Dan Peningkatan Proses
1.   Substansi :
a.       Kurikulum
b.      Bahan Ajar
c.       Buku Siswa
d.      Kesiapan Guru
e.       Pengelolaan Kelas
f.       Metodelogi Pengajaran
g.      Penggunaan media pembelajaran
h.      Integritas Keperibadian
2.   Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi
a.       Kepala Sekolah
b.      Team yang dibentuk sekolah
3.   Jenis Monitoring : Supervisi klinis KBK
4.   Waktu Pelaksanaan : akhir tahun
2
Standar Kelulusan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
1.   Substansi :
a.       Akademik
b.      Non Akademik
c.       Keperibadian
d.      Guru
e.       Kepala Sekolah
f.       Karyawan
2.   Pelaksana Monitoring dan Evaluasi
a.       Kepal Sekolah
b.      Team yang dibentuk sekolah
3.   Jenis Monitoring : Supervisi klinis KBK
4.   Waktu Pelaksanaan : akhir tahun
3
Standar Sarana, Prasarana, dan Pengolahan
1.   Monitoring dan Evaluasi sumber daya sekolah tentang :
a.       Sarana prasarana (tanah dan gedung)
b.      SDM sekolah
c.       Fasilitas ruang: Lab, Perpustakaan, UKS,  dan BP.
d.      Fasilitas Mobilair untuk: siswa, guru, kepala sekolah, dan tata usaha
e.       Sumber dana dan jumlah dana
f.       Optimalisasi penggunaan sumber daya sekolah.
2.   Monitoring dan Evaluasi penelolaan kelembagaan tentang:
a.       Tugas dan tanggungjawab
b.      Jaminan hak-hak kewajiban, penghargaan dan sanksi bagi warga sekolah.
c.       Kerjasama dengan pihak lain (stake holder)
d.      Pengembangan dan inovasi kelembagaan
e.       Peningkatan aturan main atau kebijakan sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
f.       Peningkatan kebiasaan baik dan inovatif di sekolah
g.      Peningktan peranan warga sekolah dalam melaksanakan MBS
h.      Peningkatan pengelolaan hubungan kelembagaan baik intern sekolah maupun dengan ekstern sekolah.
3.   Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi
a.       Kepala Sekolah
b.      Team yang dibentuk sekolah
4.   Waktu pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi: Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
4
Standar Pembiayaan dan

Penilaian Pendidikan
1.   Substansi
a.       Sumber dana
b.      Pengguna dana
c.       Akuntabilitas pengguna dana
d.      Kesiapan guru
e.       Pelaksanaan penilaian
f.       Perencanaan
g.      Implementasi Program
h.      Pengawasn
i.        Kepemimpinan
j.        Akademik
k.      Non Akademik
l.        Keperibadian
m.    Prestasi guru
n.      Prestasi Kepala Sekolah
2.   Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi
a.       Kepala Sekolah
b.      Team yang dibentuk sekolah
3.   Jenis Monitoring :  Supervisi klinis KBK
4.   Evaluasi
a.       Kinerja Sekolah
b.      Kinerja Guru
c.       Kinerja Tata Usaha, Lab dan Perpustakaan
d.      Kinerja Kepala Sekolah
5.   Waktu Pelaksanaan
a.          Tengah semester
b.         Akhir Tahun

            PELAKSANAAN MONITORING

            Pelaksanaan Monitoring di SD No. 3 Banyuasri dilaksanakan di seluruh kelas dari kelas  I – VI. Untuk semua guru pelaksanaannya dilakukan setiap sebulan sekali dengan jadwal sebagai berikut :
1.      Monitoring kelas I dilaksanakan pada bulan Juli 2013 dan Januari 2014
2.      Monitoring kelas II dilaksanakan pada bulan Agustus 2013 dan Februari 2014
3.      Monitoring kelas III dilaksanakan pada bulan September 2013 dan Maret 2014
4.      Monitoring kelas IV dilaksanakan pada bulan Oktober 2013 dan April 2014
5.      Monitoring kelas V dilaksanakan pada bulan November 2013 dan Mei 2014
6.      Monitoring kelas VI dilaksanakan pada bulan Desember 2013 dan Juni 2014

            INSTRUMEN MONITORING DAN EVALUASI
            Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi di SD No. 3 Banyuasri dengan menggunakan instrumen seperti dibawah ini :

INSTRUMEN SUPERVISI AKADEMIK

1.      Nama Sekolah                   : …………………………………………………………
2.      Nama Guru                                    : …………………………………………………………
3.      Mata Pelajaran                   : …………………………………………………………
4.      Kelas / Semester               : …………………………………………………………
5.      Hari/tanggal/jam ke                        : ………………………………………………………….
6.      Kompeteni Dasar /                         : ………………………………………………………….
Indikator
7.      Jumlah Siswa                     : ………orang, hadir :……. Orang, tidak hadir: ….. orang

No
Aspek yang diamati
Ya
Tidak ada
Ket
baik
Perlu diperbaiki
I
PERSIAPAN




1
Program Tahunan




2
Program Semester




3
Silabus




4
KKM untuk KD yang dibahas




5
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran




6
Buku nilai memuat semua tagihan yang telah dilaksanakan





JUMLAH I
….



II
KEGIATAN PEMBELAJARAN




A
PENDAHULUAN




1
Kesiapan alat bantu & media pembelajaran




2
Motivasi




3
Apersepsi




4
Kejelasam kompetensi dasar / indicator




5
Kesiapan bahan ajar





JUMLAJ II A
….



B
KEGIATAN POKOK




1
Penguasaan materi




2
Pengelolaan kelas




3
Pengelolaan waktu




4
Metode/pendektan yang bervariasi




5
Penggunaan alat bantu/media pembelajaran




6
Peran guru sebagai fasilitator/bimbingan yang diberikan kepada peserta didik




7
Teknik bertanya




8
Penggunaan papan tulis / white board




9
Interaksi guru-peserta didik




10
Interaksi antara peserta didik




11
Aktivitas peserta didik :
a. menggali informasi dari berbagai sumber





b. mengolah informasi/data





c. melakukan penelitian /memecahkan masalah





d. berkomunikasi lisan /tertulis (mempresentasikan hasil/pidato/mengarang, dsb)





e. mengajukan pertanyaan yang berbobot/ide kreatif





f. menghubungkan materi pembelajaran dengan budi pekerti/teknologi/kehidupan sehari-hari/lingkungan





g. mengambil keputusan/menarik kesimpulan




12
Sikap/minat peserta didik dalam pembelajaran :
a. kehadiran





b. membawa buku pelajaran yang relevan





c. buku catatan rapi




13
Pencapaian kompetensi dasar dan atau indicator





JUMLAH II B




C
PENUTUP




1
Siswa membuat rangkuman /kesimpulan dibimbing guru




2
Membersihkan alat/bahan yang selesai digunakan




3
Tugas untuk pertemuan berikutnya





JUMLAH II C





JUMLAH “Ya (ada), (baik) SELURUHNYA





KUALIFIKASI





Catatan            : …………………………………………………………………………
 








            KERJASAMA DENGAN PIHAK LAIN
1.      Bekerjasama dengan Komite Sekolah misalnya menangani masalah siswa dan lingkungan sekolah.
2.      Bekerjasama dengan Pengawas Sekolah misalnya Mendiskusikan tugas-tugas guru yang harus dikerjakan yang ada kaitannya dengan siswa (akademik dan non akademik) dan lingkungan sekolah,Dalam rangka melaksanakan monitoring.


















BAB  IV

PENUTUP


A.    KESIMPULAN

1.      Semua rencana yang disusun mengacu pada 8 Standar Nasional Pendidikan serta situasi dan kondisi Sekolah Dasar No. 3 Banyuasri.

2.      Semua rencana kegiatan disusun dengan tujuan meningkatkan mutu Pendidikan khususnya di Sekolah Dasar No. 3 Banyuasri.


B.     SARAN – SARAN

1.      Penanggung jawab kegiatan program Pengembangan 8 Standar Nasional Pendidikan diharapkan dapat melaksanakan tugas secara optimal, sehingga pada akhirnya mutu pendidikan pada Sekolah Dasar No. 3 Banyuasri dapat lebih ditingkatkan, seiring optimalnya Program Kegiatan yang dilaksanakan.

2.      Diharapkan pada masa yang akan datang program ini dijadikan kegiatan rutin tiap tahun selama 4 tahun ke depan dengan dukungan dana yang lebih besar lagi, sehingga mutu pendidikan khususnya di Sekolah Dasar No. 3 Banyuasri semakin lebih baik dan meningkat.





Singaraja,  2 September  2013
Kepala Sekolah
SD No. 3  Banyuasri




Putu Widiana, S.Pd
NIP. 195803111979101002












1 komentar:

  1. The gambling industry, legal, revenue, and how we - Dr. Michael
    The gambling 원주 출장샵 industry, legal, 광주 출장안마 revenue, and how we will innovate 강원도 출장마사지 the 제주 출장샵 sports 오산 출장안마 betting industry in the United States.

    BalasHapus